Laser tato menutup lubang bekas jerawat


Menurut sebuah studi baru, sebuah laser yang biasa digunakan dalam penghapusan tato juga dapat mengobati jaringan keriput wajah dan jerawat. Dalam studi tersebut, peneleti menguji perangkat yang disebut pulsa picosecond laser pada 17 orang yang memiliki bekas jerawat di wajah. Para peneliti menerapkan laser untuk pasien sebanyak enam kali, dengan sesi antara 4 sampai 8 minggu. Setiap penerapan memakan waktu antara 10 sampai 15 menit.

Secara umum hasilnya sangat memuaskan, bahkan untuk bekas luka jerawat yang dalam. Bekas luka peserta membaik antara 25 sampai 50 persen satu bulan setelah pengobatan, dan perbaikan semakin meningkat setelah tiga bulan, seperti yang ditunjukan dalan foto yang diambil sebelum dan sesudah perawatan.

Para pasien melaporkan bahwa mereka puas atau sangat puas dengan hasil pengobatan. Saat ini, standar untuk mengobati lubang bekas jerawat adalah perangkat yang disebut laser ablatif. Setelah prosedur menggunakan laser ablatif dibutuhkan sekitar satu bulan untuk menyembuhkan.

Kedua laser yang efektif untuk pengobatan luka bekas jerawat, tapi yang mana adalah pilihan yang lebih baik bagi setiap orang tergantung pada pasien atau jenis kulitnya, jenis jaringan kulit yang dimiliki, dan preferensi individu mengenai persiapan individu mengenai persiapan untuk pengobatan dan waktu penyembuhan. Kata Brauer, salah satu tim penelitian mengatakan "laser ablatif fraksional benar-benar menghapus bagian kulit, dan laser lainya tidak". Ketika laser ini digunakan dalam penelitian, proses penyembuhan membutuhkan waktu lebih singkat dibandingkan dengan laser ablatif.

Untuk seseorang yang tidak bisa bersabar dengan downtime atau yang ingin pengobatan lebih cepat, laser picosecond adalah pilihan yang tepat. Dan untuk seorang yang mempunyai luka bekas jerawat yang dalam dan mau menunggu dengan sabar sesi pengobatan, laser ablatif adalah pilihan yang tepat. Biaya laser ablatif lebih mahal setiap perawatan. Namun, secara umum lebih suka dengan pengobatan laser ablatif untuk mendapatkan hasil yang maksimal, hal ini sebanding dengan biaya yang dikeluarkan.

Laser telah disetujui untuk menghilangkan tato, dan sekarang perusahaan yang memproduksi perangkat ini mengajukan untuk persetujuan dengan FDA untuk mengobati luka bekas jerawat. Dengan menggunakan laser pada umumnya, pasien harus menyadari potensi jaringan kulit dan perubahan pigmen pada kulit. Dalam studi terbaru, para peneliti tidak menemukan memburuknya jaringan kulit, dan sebaliknya melihat membaiknya jaringan tekstur kulit dan pigmentasi. Jadi laser sangat aman kata para peneliti.

Studi ini diterbitkan Rabu 19 November dalam jurnal JAMA Dermatology.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments