Pengobatan hipertensi dengan bawang putih

Hipertensi atau tekanan darah tinggi yang dikenal sebagai "silent killer" seperti yang sering terjadi tanpa disadari. Penyebab utama hipertensi adalah aterosklerosis yang memuncak, hal ini bisa menyebabkan serangan jantung atau stroke. Sementara obat untuk hipertensi seperti beta-blocker dapat menyebabkan efek samping seperti kelelahan, penglihatan kabur, dan kesulitan bernafas.

Studi yang baru dilakukan mengungkapkan bahwa bawang putih efektif mengobati hipertensi dan berfungsi sebagai "blockbuster" beta-blocker atenolol. Para peneliti memberikan pasien salah satu dari lima dosis bawang putih - 300mg, 600, 900, 1200, atau 1500mg, dan satu dosis atenolol setiap hari selama 24 minggu. Tekanan darah diambil pada 0,12 dan 24 minggu. Hasil penelitian menunjukan penurunan tekanan darah. Dalam dosis dan durasi obat diberikan tergantung pada perilaku kelompok di kedua tekanan darah sistolik dan diastolik.

1500mg per hari bawang putih memiliki efek paling kuat dari semua kelompok perlakuan bawang putih dengan tekanan darah sistolik turun dari 145,2mm Hg menjadi 137,6 pada 24 minggu, sedangkan pada atenolol mwngalami penurunan 7,6mm Hg dan 9,2mm Hg. Adapun tekanan darah diastolik mengalami penurunan dari 91,93 ke 86,96mm Hg.

Manfaat lain dari bawang putih
Sebuah studi menunjukan bahwa 4ml ekstrak bawang putih setiap hari mengurangi tingkat kalsifikasi koroner. Pasien menerima obat statin, .namun masih beresiko tinggi untuk kejadian kardiovaskular. Dalam studi lain, ekstrak berbasis air bawang putih memiliki efek antikoagulan. Aktivitas antikoagulan ini penting untuk mencegah gumpalan darah yang membentuk plak aterosklerotik. Penggumpalan darah akan bersarang dipembuluh darah di jantung dan otak, hal ini akan menyebabkan serangan jantung dan stroke yang menyebabkan kematian.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments