Mengatasi Lecet Pada Pantat Bayi

Pantat bayi sering mengalami lecet-lecet. Banyak faktor yang menyebabkan pantat bayi lecet, tetapi yang paling sering adalah karena adanya tekanan yang cukup lama di daerah pantat. Selain menyebabkan lecet, tekanan yang cukup lama juga menyebabkan pembuluh kapiler terhimpit dan menyebabkan aliran darah terganggu. Biasanya, tekanan yang cukup lama disebabkan posisi tidur bayi yang tidak berubah sepanjang malam, bila tekanan tersebut disertai gesekan, akan menyebabkan kulit bayi lecet-lecet dan timbul bercak-bercak kemerahan. Lecet pada bayi dikenal sebagai diaper rash. Bagaimana mencegah ataupun mengobati lecet pada bayi?.

Faktor lain yang menyebabkan lecet pada kulit bayi adalah kelembabkan yang cukup lama pada daerah tersebut. Kelembaban tersebut bisa terjadi akibat kencing atau kotoran yang melekat pada popok bayi yang tidak segera dibersihkan. Daerah kulit yang lembab dan hangat mudah sekali sel-selnya rusak, terutama jika bagian tersebut tertekan terlalu lama.

Kemudian jika kesehatan bayi kurang baik, lecet pada pantat tersebut akan mudah terjadi, keadaan ini bisa terjadi akibat kondisi yang buruk mengakibatkan organisme jamur, bakteri, dan virus akan tumbuh dengan subur dan mudah menimbulkan iritasi pada kulit bayi.

Popok Harus Bersih
Agar pantat bayi tidak mudah lecet, setiap kali popok yang basah karena kencing dan kotoran harus segera diganti. Bersihkan daerah organ atau pantat bayi dengan air sampai bersih, setelah itu keringkan dengan baik, karena pada daerah kulit yang lembab, hangat, dan jarang terkena udara akan menjadi sasaran empuk bagi perkembangan bakteri yang sifatnya menetap. Kemudian oleskan bedak atau obat khusus untuk lecet yang dapat mengurangi gesekan. Demikian jika bayi sudah dimandikan, jangan lupa membersihkan dengan teliti bagian tubuh bayi agar jangan ada sisa-sisa kotoran pada kulit bayi.

Popok Sekali Pakai
Popok sekali pakai (disposible) akhir-akhir ini banyak digunakan oleh ibu-ibu muda yang sibuk. Popok disposible ini sengaja dipilih agar bayi yang memang lemah terhadap infeksi dapat terhindar dari kemungkingan infeksi. Alasan menggunakan popok ini karena dianggap lebih steril dan mudah digunakan, apalagi jika sedang berpergian atau rekreasi.

2 comments: