Herbal Untuk Kontrasepsi Alami

Herbal Untuk Kontrasepsi Alami
Herbal untuk kontrasepsi alami - Di daerah Jawa tanaman ini disebut Hahapan atau apa-apa dan pok-pokan. Dan di daerah Madura disebut tangkai.

Menilik dari morfologinya, tanaman ini merupakan jenis semak berkayu, berakar dalam, tingginya sekitar 1-4 meter. Daunnya beranak tiga, tangkai daun berlubang sempit, bersayap, panjang tangkai daun 10 cm, anak daun berbentuk lancet, panjang 6-16 cm dan lebar 4-7 cm.

Daging daun tanaman ini seperti kertas, urat daun berambut halus, daun berwarna hijau tua. Ia juga memliki buah polong yang kering pecah memanjang, panjangnya 8015 mm dan lebar 5 mm. Ia mengandung 2 biji. Biji berbentuk bundar, diameter biji 2-3 mm dan berwarna hitam mengkilap.

Bagian yang dimanfaat sebagai obat herbal ini adalah seluruh bagian tanaman, baik akar, bunga, daun, biji maupun buah. Tanaman ini mengadung senyawa kimia seperti tanin, quercitin, rutin, quercimeritin, leptosidin, naringin, chalcones, dan sitosterol.

Di masayarakat Sunda khususnya, tanaman ini diyakini bisa menyembuhkan beberapa penyakit. Penyakit yang bisa diobati diantaranya adalah sakit perut, bisul atau borok, bengkak atau luka, rematik, sakit tulang dan epilepsi. Tak hanya itu, buah dan bunga tanaman ini pun bagi sebagian masyarakat dimanfaatkan sebagai alat kontrasepsi pasca mnelahirkan.

Cara menggunakan tanaman ini sebagai obat sangat mudah. Anda hanya cukup menumbuk akarnya sampai halus, lalu tapalkan pada bagian yang sakit.

Selain punya peran fitofarmaka, hahapaan juga dapat dimanfaat sebagai pakan ternak dan pupuk hijau, lho! Bahkan di Arab, tanaman ini merupakan salah satu sumber penghasil warna pencelup untuk sutra.

Read Also:

Related Posts
Disqus Comments